KLEPTOKRASI !

Beberapa waktu yang lalu heboh di surat kabar tentang adanya kekhawatiran Negara kita menuju kepada “kleptokrasi” dimana mencuri cenderung menjadi suatu yang wajar, jelas ini sangat membahayakan karena akan menghancurkan bangsa. Tak kurang dari para tokoh, antara lain Buya Syafii Maarif yang merasa sangat prihatin. Tapi beruntung lah kita karena ternyata jumlah yang benar dan waras masih jauh lebih banyak. Mencuri itu sendiri dapat dilakukan dalam banyak bentuk dan cara ada dengan mengambil hak orang lain, ‘memalak’, memungut yang bukan seharusnya dan lain lain. Namun ada lagi kejadian dimana seorang pengemudi taksi yang menemukan dompet dan amplop yang tertinggal di taksinya lalu dia segera mengembalikannya kepada sang pemilik. Masih banyak hal positif dan kejujuran yang tidak terceritakan, masih sangat banyak orang yang ber integritas di negeri ini.

Obrolan tentang “klepto mania” ini tersebar dari warung kopi sampai café modern yang pada intinya “kenapa ya?”, ada yang ngotot bilang “pokoknya selama manusia mempunyai nafsu ya begitulah”, yang lain bilang “ya itu karena lemah iman”, ada lagi “ya karena tidak mencukupi” dan lain lain. Sidik punya sidik ternyata yang paling dominan atau menentukan “klepto mania” ini adalah GAYA HIDUP. Ketika seseorang melakukan gaya hidup melebihi kemampuan dia maka dia akan dihadapkan kepada “ketidak mampuannya” dan bisa mendorong dia menghalalkan segala cara supaya dia mampu. Gaya hidup dimaksud bisa pola belanja, berpakaian, keinginan berlebih, hasrat-hasrat dan nafsu nafsu yang negatif. Perlu keniscayaan, perlu kendali diri yang kuat jangan jebol, jangan lah kita melakukan pembiaran, ketika dirasakan mulai ada gaya hidup yang mulai tidak sejalan dengan kemampuan kita.

Ada hal lain yang penting selain gaya hidup, yaitu LINGKUNGAN. Lingkungan yang kita pilih sangatlah menentukan kemana kita, menjadi apa kita, kalau lingkungan buruk maka buruklah kita, kalau lingkungan baik maka baiklah kita. Mario Teguh pun sempat mengingatkan, bahwa “kalau berada dalam lingkungan bahwa mencuri itu halal maka jadilah dia pencuri”.

Mari kita ciptakan LINGKUNGAN yang baik pula. Ayo kita lihat lagi tulisan diatas tentang “lingkungan”, kalau dengan lingkungan yang baik maka kita semua yakin dan akan dalam situasi yang baik pula, lalu kalau sudah demikian mau gimana lagi? Mau pilih apa lagi? Ya udah, mantaplah kita, ayo kita semua bekerja serius, bahu membahu dengan semangat kuat dan stabil agar manfaatnya dirasakan oleh keluarga kita, lingkungan kerja kita dan terakhir untuk kemajuan keluarga kita

Atau…………… “Enjoy aja lagi……” kata satu iklan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s