“Anak Ayam Yang Terpenjara Oleh Kulit Telur”

 

Image

 

 

 

 

 

 

 

 

Ketika seekor anak ayam masih di dalam telur, maka terpenjaralah dia dalam kulit telurnya, namun ketika sampailah dia pada waktunya maka dia akan mendobrak kulit telur itu dan muncullah dia ke dunia nyata menjadi seekor anak ayam yang mampu “berkarya”, tanpa mendobrak maka tetaplah dia akan terpenjara.

Sama halnya dengan kita, ketika kita terpenjara oleh kepicikan kita, kurang percaya diri, rasa iri hati kepada orang lain, kemalasan, keinginan untuk mengambil yang bukan hak kita, mau mudahnya tanpa usaha mau dapat hasil, dan lain-lain, maka terpenjaralah kita oleh semua hal tersebut, sehingga kita membutuhkan satu waktu untuk mendobrak hal hal tadi menjadi diri kita yang seutuhnya dengan segenap motivasi mencapai hasil tertinggi, menjadi percaya diri, sikap adil dan jujur, mau bekerja sama dengan orang lain, ingin bekerja keras, dan lain-lain, dan kita “terlahir baru”.  Ayo kita “mendobrak” untuk berkarya dengan nyaman, aman, lingkungan yang sehat.

Semakin besar dan sehat, kesempatan untuk maju tidak pernah hilang bagi yang mau, ingin dan melakukannya!! Ayo bertindaklah, sekarang juga!!

Belenggu-belenggu ini, masih mau nunggu-nunggu??

Ah…..rupa rupanya hal hal diatas tadi belum cukup meyakinkan kita, mungkin sebagian ada yang mengatakan, ah….dia kan mampu begitu karena ….. sedangkan saya?….saya kurang ini…… kurang itu……Nah disinilah, coba kita lihat orang lain lalu bandingkan lihat diri kita, ternyata tidak ada yang istimewa pada orang orang yang maju tersebut, yang berbeda ternyata adalah rasa percaya diri saja, ternyata tidak diperlukan keistimewaan bagi seseorang untuk maju bisa “mendobrak” melainkan hanya dengan “berpikirlah positif, berpikirlah besar”. Cukup bagi kita untuk mengubah dari berpikir negative, berpikir kalah seperti menyalakan saklar lampu “klik” menjadi berpikir positif, berpikir besar. Ayo mau tunggu kapan lagi, lakukan “klik” tadi sekarang juga. Sekarang!!

Kita harus juga “berpikir besar, berpikir positif”, sudah berada dalam yang sangat positif bagi anda menjunjung tinggisebuah nilai  “adil dan jujur”,  bahwa keberhasilan itu perlu dihargai, bahwa tindakan yang tidak baik tidak bisa di tolerir.

Nah kalau begini, mari kita aktualisasikan diri kita dalam karya, tidak perlu  memikirkan rumput tetangga yang lebih hijau padahal salah melihat, karena rumah kita sendiri sudah begitu memungkinkan kita untuk bisa maju.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s